Seorang bijak berkata "Wanita selalu mengembalikan yang
lebih untuk pria",
"Jika kamu memberinya rumah, maka ia akan memberimu
kehangatan dalam rumahmu.
Jika kamu memberinya beras, ia akan menjadikannya nasi
untukmu.
Jika kamu memberinya CINTA, ia akan memberimu pengabdian seumur hidupnya.
Tapi.... jika kau memberinya PENGKHIANATAN, ia akan memberimu doa dalam AIRMATA
Kepedihan dan itu berarti siapkan dirimu untuk menghadapi berjuta
KEMALANGAN."....
Jika kemarin kamu berdoa dan kamu yakin bahwa dialah Jodoh yang sudah dipilhkan
untukmu (yang artinya seolah dia itu terbuat dari tulang rusukmu), maka
terimalah dia bukan sebagai wanita yg sempurna, melainkan sebagai wanita yg
terbaik dan akan selalu kamu sayangi.
Yang terbaik yang sudah dijodohkan Tuhan , bukanlah dia yg tidak pernah berbuat
salah, tapi dia yang selalu berkata maaf untuk setiap kesalahannya dan ia yg
punya sejuta maaf untuk kesalahanmu. Ia yg MENERIMA masa lalumu dan yang siap
MENYERAHKAN DAN MERANCANGKAN masa depannya bersamamu.
Ia yang selalu cemas dan hilang akal ketika kamu tak memberinya kabar.
Ia yang bisa memberimu dampak positif dlm hidupmu.
Ia yang mengingatkanmu akan Tuhan.
Ia yang mengajakmu bersyukur saat kegagalan menghampiri hidupmu.
Ia yang tdk pernah lupa MENYEBUT NAMAMU dalam setiap doanya.
Ia yang mengajarkanmu akan tujuan hidup dan prioritas hidup.
Ia yang mampu menjadi anak bagi orgtuamu dan tidak pernah menempatkanmu dalam
posisi memilih antara ia / orangtuamu.
Jika DULU sifat manjanya membuatmu tertawa lucu,
jika DULU cemburunya berarti sayang buat kamu,
jika DULU airmatanya bisa menyayat hatimu,
Maka......., jika SEKARANG semuanya itu menjadi alasan kamu melepaskannya, maka
merenunglah dulu dalam-dalam. Karena mungkin pernyataan ini benar!
"Sebenarnya BUKAN KARENA manjanya..., cemburunya..., atau sifat buruk
lainnya yang menyebabkan kamu berani melepaskannya.
Tapi bisa jadi karena SEKARANG kamu telah MENGIJINKAN ada wanita lain yang
menjadi PENDENGAR masalahmu dengannya" Itulah KESALAHAN dan satu hal yang
oleh Kaum wanita dianggap sebagai suatu bentuk PENGKHIANATAN yang tidak pernah
disadari seorang pria.
Bertahan dan Berjalanlah terus bersama dia, Ingatlah masa-masa manis Anda
ketika pacaran dulu, ingatlah janji-janji Anda padanya, fokuslah hanya kepada
masalah yang dibahas karena biasanya dari sinilah persoalan akan menjadi
bertambah parah, Carilah Solusi bersama karena Rumah Tangga Tidak Selalu akan
Berjalan Mulus, ada saja aral dan halangan yg terjadi , atasilah semua itu
dengan Perasaan yang selalu Ingin Menyatukan, BUKAN dengan alasan mencari
Pembenaran diri sendiri.
#COPAS dari Internet